Tata Tertib Kemahasiswaan

Tata Tertib Kemahasiswaan

BAB I

Pengertian

Dalam buku ini yang dimaksud dengan:

  1. Tata tertib adalah ketentuan/peraturan yang mengatur kegiatan mahasiswa serta sanksi bagi mahasiswa program studi dibawah naungan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
  2. Mahasiswa adalah peserta didik yang telah terdaftar dan memenuhi pesyaratan administrasi yang telah ditetapkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  3. Kegiatan kemahasiswaan adalah proses pembelajaran baik kurikuler, ko-kurikuler maupun kegiatan akademik informal yang meliputi penalaran, minat dan bakat, kesejahteraan mahasiswa dan bakti sosial bagi masyarakat, yang merupakan pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  4. Pelanggaran adalah setiap tindakan/tingkah laku yang bertentangan dan atau menyimpang dari tata tertib ini.
  5. Sanksi adalah teguran dan atau hukuman lisan atau tertulis yang diberikan kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang terbukti melakukan pelanggaran.

BAB II

Penampilan

 

  1. Mahasiswa harus berpenampilan rapi, bersih dan sopan dilingkungan kampus selama kegiatan yang mewakili/mengatas namakan kampus.
    1. Dalam hal berpenampilan bagi mahasiswi diwajibkan mengikuti aturan sebagai berikut:
      1. Rapi, bersih dan sopan
      2. Wajah harus terlihat jelas
      3. Tidak memakai celana panjang yang ketat
      4. Tidak memakai pakaian berbahan jeans
      5. Tidak memakai kaos tanpa kerah/kaos ketat
      6. Batas bawah rok di bawah lutut
      7. Rok tidak berbelahan tinggi dan ketat
      8. Tidak boleh memakai celana pendek
      9. Tidak memakai pakaian transparan dan pakaian yang tidak menutupi lengan atas perut dan pinggang
      10. Memakai sepatu formal, bukan sepatu sandal
      11. Tidak memakai asesoris dan riasan berlebihan
      12. Rambut ditata rapi
      13. Rambut tidak di cat dengan warna mencolok
      14. Memakai tanda pengenal yang dikeluarkan oleh fakultas dan terbaca jelas
      15. Dalam hal berpenampilan bagi mahasiswa diwajibkan mengikuti aturan sebagai berikut:
        1. Rapi, bersih dan sopan
        2. Tidak memakai pakaian berbahan jeans
        3. Tidak memakai kaos tanpa kerah
        4. Tidak memakai celana pendek
        5. Rambut ditata rapi, tidak gondrong, batas belakang tidak melewati leher baju
        6. Rambut tidak di cat dengan warna mencolok
        7. Tidak memelihara kumis dan jenggot berlebihan
        8. Memakai sepatu formal, bukan sepatu sandal
        9. Tidak memakai anting
        10. Memakai tanda pengenal yang dikeluarkan oleh fakultas dan terbaca jelas
      16. Jas praktek/lab
        1. Warna sesuai dengan aturan bagian/RS
        2. Jas rapi dan sopan
        3. Tidak ditutupi oleh pakaian lain
        4. Dipakai hanya di lingkungan Rumah Sakit, Puskesmas dan laboratorium FK Unud atau sesuai dengan peraturan yang ditetapkan masing-masing instansi.
        5. Selalu memakai tanda pengenal yang dikeluarkan oleh fakultas/RS dan terbaca jelas
    2. Aturan pakaian tersebut dalam keadaan tertentu dapat diabaikan jika ada kegiatan khusus misalnya upacara keagamaan, olahraga dan kegiatan lapangan yang dilaksanakan oleh lembaga/bagian dimana mahasiswa itu bertugas.

BAB III

Disiplin

 

  1. Mahasiswa wajib mengikuti kegiatan belajar mengajar sesuai dengan peraturan akademik yang berlaku.
  2. Hal-hal yang berkaitan dengan ijin tidak mengikuti kegiatan akademik, disesuaikan dengan peraturan akademik fakultas yang berlaku
  3. Hal-hal khusus yang tidak terdapat dalam peraturan akademik, diatur di setiap bagian tempat mahasiswa bertugas
  4. Mahasiswa tidak diperkenankan merokok di lingkungan kampus
  5. Selama kegiatan akademik berlangsung, mahasiswa tidak diperkenankan membunyikan telepon genggam dan makan makanan yang dapat mengganggu kegiatan akademik.

BAB IV

Pergaulan

  1. Mahasiswa wajib saling menghargai dan menghormati agama atau kepercayaan teman dan lingkungannya
  2. Mahasiswa dengan sungguh-sungguh meng­hormati dengan sewajarnya semua dosen, pegawai, pasien dan keluarganya
  3. Membina hubungan yang harmonis dan kondusif dengan dosen untuk kelancaran pendidikan
  4. Mahasiswa wajib saling menghormati dan menghargai adat istiadat, etika dan estetika lingkungannya
  5. Mahasiswa dilarang melakukan tindakan asusila dilingkungan kampus

BAB V

Lain-lain

Mahasiswa:

  1. Dilarang menghalangi dan atau mengganggu kelancaran pelaksanaan proses belajar mengajar
  2. Dilarang melakukan pemalsuan atas dokumen serta surat-surat yang berkaitan dengan kegiatan akademik untuk kepentingan pribadi atau kelompok
  3. Dilarang melakukan kegiatan yang mengakibatkan kerusakan sarana dan prasarana kampus
  4. Dilarang melakukan kegiatan perjudian dan meminum minuman beralkohol di lingkungan kampus
  5. Dilarang melakukan kegiatan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika dan psikotropika di lingkungan kampus
  6. Dilarang membawa senjata tajam dan senjata api ke lingkungan kampus
  7. Dilarang melakukan kegiatan politik praktis di lingkungan kampus
  8. Dilarang melakukan kegiatan balk secara individu maupun kelompok dalam kampus tanpa izin atau sepengetahuan pimpinan fakultas
  9. Dilarang menginap di kampus kecuali ada izin khusus dari pimpinan fakultas
  10. Dilarang melaksanakan kegiatan yang mengatasnamakan fakultas di luar kampus kecuali ada izin dari pimpinan fakultas
  11. Setiap mahasiswa berhak menggunakan segala sarana dan prasarana yang ada sesuai dengan peruntukkannya untuk kelancaran Tri Dharma Perguruan tinggi dan kegiatan lainnya, dengan seijin pimpinan fakultas.
  12. Setiap pengguna sarana dan prasarana harus mempertanggung jawabkan kebersihan, keamanan, kerusakan dan hal lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  13. Parkir kendaraan mahasiswa mengikuti peraturan parkir yang ditetapkan oleh pimpinan masing-masing instansi

BAB VI

Sanksi

  1. Seluruh civitas akademika bertanggung jawab dalam pengawasan pelaksanaan tata tertib mahasiswa ini. Pelanggaran terhadap tata tertib akan diberikan sanksi.
  2. Sanksi ringan dapat berupa:
  3. Sanksi sedang dapat berupa:
  4. Sanksi berat dapat berupa:
  1. Teguran lisan
  2. Teguran lisan yang terdokumentasi
  1. Teguran tertulis oleh pimpinan fakultas
  2. Tidak diijinkan mengikuti ujian
  3. Dicabut haknya untuk memperoleh fasilitas ertentu seperti beasiswa
  4. Dicabut haknya dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan
  5. Tidak diijinkan mengikuti kuliah

Diberhentikan sebagai mahasiswa

  1. Teguran lisan diberikan pada pelanggaran yang sangat ringan seperti membunyikan HP saat proses belajar mengajar.
  2. Teguran lisan terdokumentasi diberikan pada pelanggaran yang sangat ringan yang terbukti dilakukan berulang minimal 3 kali.
  3. Sanksi ringan dapat diberikan oleh semua dosen dan pegawai struktural.
  4. Untuk menentukan tingkat pelanggaran, khusus untuk tingkat sedang dan berat diputuskan berdasarkan rapat di bagian/tempat dilakukan pelanggaran
  5. Sanski sedang dan berat diputuskan oleh pimpinan fakultas berdasarkan rapat yang bila memungkinkan juga melibatkan pelanggaran.
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s